Pengumuman Key In RAS Semester Genap TA 2025/2026

Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh
Bismillahirrahmanirrohiim

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia bahwa Key In Rencana Akademik Semester (RAS) untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 akan dilaksanakan melalui Gateway UII dengan alamat:

👉 https://gateway.uii.ac.id 

Adapun jadwal pelaksanaan Key In RAS adalah sebagai berikut:

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI)

  • Pra Key In: 10 – 18 Februari 2026

  • Key In RAS: 20 – 23 Februari 2026

  • Revisi Key In: 25 – 26 Februari 2026

Program Studi Ilmu Komunikasi (ILKOM)

  • Pra Key In: 11 – 18 Februari 2026

  • Key In RAS: 20 – 23 Februari 2026

  • Revisi Key In: 25 – 26 Februari 2026

Program Studi Hubungan Internasional (HI)

  • Pra Key In: 13 Februari 2026

  • Key In RAS: 20 – 23 Februari 2026

  • Revisi Key In: 25 – 26 Februari 2026

🕗 Waktu pelaksanaan Key In RAS
Key In dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan ditutup pukul 23.59 WIB pada hari terakhir masing-masing periode.

Diharapkan seluruh mahasiswa dapat mencermati jadwal tersebut dan melakukan Key In RAS sesuai waktu yang telah ditentukan. Keterlambatan atau kesalahan pengisian RAS menjadi tanggung jawab mahasiswa yang bersangkutan.

Daftar Mata Kuliah yang Ditawarkan

Berikut informasi awal terkait mata kuliah yang ditawarkan pada Semester Genap TA 2025/2026 di lingkungan FISB UII:

  1. 1. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI)
    Daftar mata kuliah dapat dilihat melalui laman berikut:
    👉 https://pbi.uii.ac.id/curriculum
    Informasi mengenai dosen pengampu akan ditampilkan saat periode Pra Key In.
  2. Program Studi Hubungan Internasional (HI)
    Informasi detail mengenai mata kuliah dan jadwal akan diumumkan menyusul.
  3. Program Studi Ilmu Komunikasi (ILKOM)
    Informasi detail mengenai mata kuliah dan jadwal akan diumumkan menyusul.

Mohon mahasiswa untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi Fakultas Ilmu Sosial Budaya UII.

Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, diucapkan terima kasih.

Jazakumullahu khairan atas perhatiannya
Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim

This is to inform all students of the Faculty of Social and Cultural Sciences (FISB), Universitas Islam Indonesia, that the Academic Semester Plan Registration (RAS) for the Even Semester of the 2025/2026 Academic Year will be conducted through UII Gateway at the following address:

👉 https://gateway.uii.ac.id

Schedule for RAS Registration

English Education Study Program (PBI)

  • Pre–RAS Registration: 10 – 18 February 2026

  • RAS Registration: 20 – 23 February 2026

  • RAS Revision: 25 – 26 February 2026

Communication Science Study Program (ILKOM)

  • Pre–RAS Registration: 11 – 18 February 2026

  • RAS Registration: 20 – 23 February 2026

  • RAS Revision: 25 – 26 February 2026

International Relations Study Program (HI)

  • Pre–RAS Registration: 13 February 2026

  • RAS Registration: 20 – 23 February 2026

  • RAS Revision: 25 – 26 February 2026

RAS Registration Time

RAS registration will be open daily from 08:00 AM and will close at 11:59 PM (WIB) on the last day of each registration period.

All students are expected to carefully review the schedule and complete their RAS registration according to the specified timeline. Any delay or error in filling out the RAS form will be the responsibility of the respective student.

List of Offered Courses

Below is the preliminary information regarding courses offered in the Even Semester of the 2025/2026 Academic Year at FISB UII:

  1. 1. English Education Study Program (PBI)
    The list of courses can be accessed via:
    👉 https://pbi.uii.ac.id/curriculum
    Information regarding course instructors will be available during the Pre–RAS Registration period.
  2. International Relations Study Program (HI)
    Detailed information on courses and schedules will be announced later.
  3. Communication Science Study Program (ILKOM)
    Detailed information on courses and schedules will be announced later.

Students are advised to regularly monitor the official communication channels of the Faculty of Social and Cultural Sciences, Universitas Islam Indonesia, for the latest updates.

This announcement is hereby conveyed. Thank you for your attention and cooperation.

Jazakumullahu khairan for your attention.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Fun With English

Edaran Dekan
No. 342/Dek-FISB/10/FISB/XII/2025

Menetapkan

Hari berbahasa Inggris (Fun with English)

Setiap Jumat pukul 08.00-16.00

Bagi dosen, tendik dan mahasiswa di lingkungan gedung FISB

Berlaku efektif mulai 9 Januari 2026

FISB UII Mengucaptkan Selamat Tahun Baru 2026

Tiga dalam Satu: Peringatan Hari HAM Sedunia di FISB UII

Fakultas Ilmu Sosial Budaya (FISB) Universitas Islam Indonesia (UII) memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia pada Jumat (12/12) di Auditorium Fakultas Kedokteran, Gedung Dr. Soekiman Wirosandjojo UII. Peringatan ini mencakup tiga agenda utama, yaitu peluncuran “Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Transformation Review (CTR),” orasi kebudayaan, dan doa bersama. Acara dihadiri oleh para pimpinan, dosen, dan mahasiswa FISB serta tamu undangan yang berlangsung dengan khidmat.

Direktur Pusat Studi Agama & Demokrasi (PSAD) sekaligus Dekan FISB UII, Prof. Dr. rer. soc. Masduki, S.Ag., M.Si. menyatakan dalam sambutannya bahwa acara ini merupakan permulaan dari rencana agenda tahunan untuk memberikan dukungan dan doa bersama untuk korban pelanggaran HAM yang ada di Indonesia. Para peserta juga turut membubuhkan tanda tangan sebagai aksi solidaritas hari HAM sedunia.

”Hadirin sekalian, silakan ikut tanda tangan sebagai bentuk aksi solidaritas terhadap korban-korban pelanggaran HAM di Indonesia selama ini dan menuntut agar negara mengusut tuntas dan menyelesaikan beragam pelanggaran HAM berat yang sampai hari ini juga belum selesai,” ajaknya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga collective memory di zaman disrupsi, erosi, dan manipulasi informasi agar kebenaran tetap terawat. Collective memory adalah ingatan masa lalu yang dimiliki sekelompok orang tentang suatu kejadian, dalam konteks ini, pelanggaran HAM berat di Indonesia. Banyak tentara digital yang berusaha memanipulasi informasi dan melindungi pelanggar HAM dengan mengusulkan rekonsiliasi (pemulihan hubungan) kepada pelaku.

“Sebelum rekonsiliasi, harus ada penghukuman dulu terhadap pelanggaran HAM yang telah dilakukan. Bukan berarti melupakan. Bukan berarti mengabaikan. Collective memory seharusnya kita rawat untuk menjaga bahwa kita harus menempatkan pelanggaran HAM ini secara proporsional. Harus ada penyelesaian. UII menjadi bagian institusi sipil yang merawat collective memory,” jelasnya.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Dekan Fakultas Psikologi (FP) UII, Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog menyampaikan bahwa sejarah perlu diingat, bukan untuk ditutup-tutupi, namun untuk belajar agar tidak terulang.  “Ketika kita punya trauma masa lalu kemudian trauma itu tidak disembuhkan, maka seringkali itu menjadi sejarah yang berulang, akan menjadi diulang oleh anaknya, cucunya, dan seterusnya.”

Sebenarnya, pelanggaran HAM berat di Indonesia dapat diselesaikan melalui dua cara. Pertama, melewati koridor politik dan hukum. Lalu kedua, melalui kreativitas budaya. Namun cara pertama sulit dilakukan dan mendapatkan resistensi. Upaya untuk menuntut melalui pengadilan HAM ad hoc tidak berjalan. Demikian pula dengan pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR).

”Undang-Undang KKR sempat dibuat setelah berjuang sekian lama, namun anggota KKR itu tidak kunjung diangkat Presiden dan kemudian Undang-Undang itu dirobohkan oleh Mahkamah Konstitusi yang dipimpin Jimly Assidhiqie,” jelas Prof. Asvi Warman Adam, Profesor Riset Bidang Sejarah Sosial Politik pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam orasi kebudayaan bertema “Perguruan Tinggi dan Krisis Memori Kolektif Terhadap Pelanggaran HAM di Indonesia era Soeharto hingga Jokowi.”

 


Di akhir acara, hadirin menuliskan beragam pandangan dan ekspresi di papan tengah panggung, seperti “Soeharto bukan pahlawan!” “Soeharto adalah penjahat kemanusiaan!” dan “Adili pelanggar HAM!” Secara harfiah, pernyataan tersebut memang berbeda. Namun, semuanya memiliki maksud yang sama: Soeharto adalah pelanggar HAM dan pemerintah harus mengadilinya, termasuk mencabut gelar pahlawannya.

Para audiens juga turut mendoakan para korban pelanggaran HAM terutama kerusuhan politik pada Agustus 2025. Nama-nama korban tercantum dalam standing banner di pojok ruangan, seperti Affan Kurniawan, Sarina Wati, dan Saiful Akbar. Tulisan dicetak menggunakan tinta merah berlatarkan pita hitam yang menunjukkan duka yang mendalam kepada para korban.

Dalam acara ini pula, UII meluncurkan “Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Transformation Review (CTR),” jurnal teranyar di lingkungan UII berbasis proyek lapangan hasil kolaborasi antara FISB, FP, dan PSAD UII. Kehadirannya bertujuan untuk diseminasi ilmu pengetahuan dan berkontribusi dalam pengembangan masyarakat. Pengajuan tulisan mengharuskan adanya program secara kontinyu yang diharapkan bisa menyelesaikan masalah struktural masyarakat, bukan hanya formalitas administratif kampus semata.

Jurnal ini tidak hanya menyasar penulis dalam negeri, tetapi juga peneliti dan aktivis mancanegara dengan menyediakan situs web berbahasa Inggris. Diversifikasi ini dimaksudkan agar jurnal ini bisa memberikan wawasan baru yang berbeda dengan keadaan sosial secara lokal dan nasional. “Semoga jurnal ini tetap bisa eksis dan berkontribusi untuk transformasi,” pungkas Ketua Editor Jurnal CTR, Hasbi Aswar, S.IP., M.A., Ph.D.. (FJA)

 

Pertemuan Orang Tua Mahasiswa (POTMA) FISB UII 2025

Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Budaya 2025

Halo, teman-teman! Fakultas Ilmu Sosial Budaya UII mengundang Ibu /Bapak Orang Tua Mahasiswa Angkatan 2025 untuk hadir acara POTMA 2025 pada:

Minggu, 23 November 2025
⏰ 08.00-13.00 WIB
Auditorium K.H. Abdul Kahar Mudzakkir UII
Registrasi: s.id/potmafisb2025

Mohon teman-teman untuk dapat menyampaikan acara di atas ke Orang tua/Wali.
Terima kasih.

Source: @fisb_uii

Persiapkan Diri Menuju Bulan Ramadhan

Sketching of family celebrating eid in 1960s (1)Apabila bulan Sya’ban telah tiba maka pertanda Ramadhan tidak akan lama lagi, bulan yang sangat dinantikan karena vibesnya yang berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Oleh karena itu ketika memasuki bulan Sya’ban maka menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri menuju Ramadhan. Mulai dari memastikan bahwa hutang puasa tahun lalu sudah lunas, persiapan jiwa dan fisik agar lebih siap menjalani segala ibadah serta tidak lupa untuk mempersiapkan materi agar bulan Ramadhan bisa menjadi kesempatan kita untuk lebih banyak bersedekah kepada sesama. Read more

Pendidikan Jurnalisme perlu Dekolonisasi: Berorientasi pada Publik, bukan Industri